Bandar Lampung, Lampungpagi.com– Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan genangan air di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang terdampak berada di kawasan Way Halim Permai, tepatnya di Jalan Griya Kencana, seberang Masjid Ad Du’a di Jalan Sultan Agung.
Genangan air dengan ketinggian cukup signifikan sempat terjadi di area tersebut dan menarik perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas. Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air di beberapa titik mencapai di atas lutut orang dewasa, terutama pada lokasi yang memang kerap terdampak saat hujan deras berlangsung cukup lama.
Hujan diketahui mulai turun sekitar pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat aliran air di kawasan tersebut meningkat dan menyebabkan genangan sementara.
Menanggapi kondisi tersebut, Tim Penanggulangan Bencana Kota Bandar Lampung langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Tim tiba sekitar 15 menit setelah menerima laporan masyarakat dan dipimpin oleh Komandan Regu (Danru) Agung Pranata.
Di lokasi kejadian, petugas melakukan pemantauan sekaligus penanganan awal guna memastikan kondisi tetap terkendali serta tidak membahayakan warga maupun pengguna jalan.
Agung Pranata menjelaskan bahwa tim penanggulangan bencana secara rutin melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan genangan di Kota Bandar Lampung sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana saat musim hujan.
“Selain menangani genangan air, tim juga disiagakan untuk merespons berbagai kondisi darurat lainnya seperti pohon tumbang maupun tanah longsor, dengan tetap berkoordinasi bersama instansi terkait, termasuk BPBD Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Langkah cepat yang dilakukan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat.
Hingga sore hari, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan kondisi lingkungan kembali aman serta aktivitas warga dapat berjalan normal.











